Wednesday, March 11, 2020

Business Plan

Ketika kita akan memulai suatu usaha, kita pasti membutuhkan rencana bisnis atau yang biasa disebut Business Plan. Business plan adalah dokumen tertulis yang disiapkan oleh wirausaha yang menggambarkan semua unsur-unsur yang relevan baik internal maupun eksternal mengenai perusahaan untuk memulai suatu usaha. Business plan berisi keseluruhan proses tentang hal-hal yang akan dikerjakan pada masa yang akan datang, dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Oleh karena itu business plan sangat penting untuk memulai sebuah usaha karena digunakan sebagai dasar atau pondasi untuk menjaga supaya perusahaan tidak berjalan menyimpang dari tujuan awal yang telah ditetapkan.

Ada beberapa alasan mengapa kita harus menyusun Perencanaan Usaha menurut Bygrave (1994) :
1. Untuk menunjukkan bahwa bisnis layak dan menguntungkan
2. Untuk mendapatkan pembiayaan Bank
3. Untuk mendapatkan dana investasi
4. Untuk mengatur dengan siapa harus bekerjasama
5. Untuk mendapatkan kontrak besar
6. Untuk menarik tenaga kerja inti
7. Untuk memotivasi dan fokus

Ciri-Ciri atau Karakteristik Business Plan yang Baik :
1. Singkat, Padat, dan Jelas
2. Terorganisir secara rapi
3. Rencana yang menjanjikan
4. Tidak melebih- lebihkan proyeksi
5. Kemukakan resiko bisnis yang ada
6. Fokus, Realistis, Target pasar jelas, dan memiliki tim yang terpercaya dan efektif

Setelah kita mengetahui untuk apa dan bagaimana ciri business plan atau perencanaan usaha yang baik, selanjutnya kita akan belajar mengenai bagaimana cara membuat atau menyusun sebuah business plan. Simak langkah- langkah dalam menyusun busniss plan dibawah ini yaa....

Langkah- langkah menyusun business plan:
1. Menyusun Ringkasan
Berisi identitas perusahaan (nama, lokasi, badan hukum), visi-misi, konsep bisnis Ringkasan juga berisi mengenai gambaran singkat yang mencakup latar belakang usaha, penggagas usaha, pasar yang menjadi sasaran, persaingan, pengelolaan usaha sampai dengan kelayakan usaha secara finansial dan secara umum.

2. Menguraikan Deskripsi Produk
Menjelaskan produk yang akan dihasilkan. Jika produk berupa “barang”: jelaskan cara produksi dan teknologi apa yang dibutuhkan! Jika produk berupa “jasa”: jelaskan proses pelayanan yang ditawarkan dan teknologi yang dibutuhkan untuk mendukung proses pelayanan tersebut! Manfaat apa yang diperoleh konsumen dari produk anda? Uraikan keunikan barang/jasa, keunggulan dan daya saing dengan barang/jasa yang lain!

3. Membuat Analisis Pasar
Tujuan: melihat seberapa besar peluang pasar kita. Lakukan Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats)! Siapa segmen pasar anda, Berapa besar peluang pasar yang bisa diambil dari segmen tersebut, Bagaimana rencana penjualan anda, Bagaimana strategi pemasaran anda, Bagaimana strategi saluran distribusi anda, Bagaimana bentuk atau kondisi persaingan dari pasar yang akan dihadapi

4. Menyusun Perencanaan Produksi
- Bagaimana dengan periode produksi anda (setiap hari/ mingguan/ bulanan disesuaikan dengan kapasitas produksi dan jenis produk)
- Jelaskan Proses produksi yang ada
- Bagaimana dengan pengendalian persediaannya
- Bagaimana dengan pasokan dan Distribusi
- Bagaimana dengan R&D/Pengembangan produk
- Lokasi (Dekat konsumen atau dekat bahan baku?)
- Layout (Layout Garis jika pengelompokan mesin atau peralatan menggunakan urutan proses produksi atau    Layout Fungsi jika pengelompokan mesin atau peralatan atas dasar fungsi-fungsi yang sama dijadikan  satu?)  Luas atau Skala Produksi (bisa menggunakan pertimbangan Keuntungan Maksimum atau Biaya  Rata-rata Terendah?)
-  Pemilihan Mesin atau Teknologi yang hendak dipakai (Padat Teknologi atau Padat Karya/Tenaga?).

5. Menyusun Perencanaan Keuangan
Menentukan kebutuhan dana baik dana investasi aktiva tetap maupun dana operasional sehari-hari (modal kerja), Membuat perkiraan pendapatan yang bisa diperoleh, Menentukan sumber dana: pinjaman atau modal sendiri

6. Menyusun Struktur Organisasi dan Pembagian Tugas
Bagaimana struktur organisasi pelaksana usaha, Membuat deskripsi tugas masing-masing personil.

Nah. Bagaimana? Sudah lebih paham dengan apa itu business plan dan bagaimana cara membuatnya kann? Semoga bermanfaat😊


No comments:

Post a Comment